Detail Berita

Berita OPD

Berita OPD

Bappeda Sambas Gelar SAFARI Inovasi Non Digital untuk Siapkan IGA 2025

10 November 2025 admin 15 dibaca 3 menit baca

Dalam rangka mempersiapkan Kabupaten Sambas mengikuti ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 kategori Perbatasan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sambas melaksanakan kegiatan SAFARI (SosiAlisasi FAsilitasi Riset dan Inovasi). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kesiapan Kabupaten Sambas dalam mengikuti penilaian inovasi daerah secara nasional. Pelaporan inovasi dilakukan melalui Aplikasi Inovasi Daerah milik Kemendagri sebagai mekanisme resmi penilaian nasional.
Sebagai langkah awal pelaksanaan SAFARI, Bidang Litbang Bappeda Sambas mengunjungi sejumlah perangkat daerah yang memiliki kontribusi penting dalam pengembangan inovasi non digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Perangkat daerah yang dikunjungi antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sambas.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengonfirmasi data inovasi yang telah dilaporkan pada tahun-tahun sebelumnya, yakni periode 2023 hingga 2024, serta memastikan kelayakan dan kesiapan inovasi-inovasi tersebut untuk dilaporkan kembali pada tahun 2025. Selain melakukan evaluasi terhadap inovasi yang telah ada, kegiatan SAFARI juga menekankan identifikasi dan verifikasi terhadap inovasi baru yang telah ditetapkan oleh masing-masing perangkat daerah. Inovasi-inovasi baru tersebut akan menjadi bagian penting dari pelaporan tahun ini, sekaligus memperkaya portofolio inovasi daerah Kabupaten Sambas dalam ajang IGA 2025.
Kehadiran langsung tim Litbang Bappeda ke masing-masing perangkat daerah menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam memastikan bahwa seluruh proses administrasi dan substansi inovasi benar-benar siap dan akurat sebelum dilaporkan ke pusat. Upaya ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Kepala Bidang Litbang Bappeda Kabupaten Sambas, Deliana R. Prianingsih, S.St.Pi., M.Si menjelaskan bahwa kegiatan SAFARI merupakan salah satu upaya konkret pemerintah daerah untuk membangun budaya inovatif dan memperkuat sinergi di lingkungan birokrasi.

“Melalui kegiatan SAFARI ini, kami ingin memastikan setiap perangkat daerah tidak hanya aktif melaporkan inovasinya, tetapi juga mengembangkan ide-ide baru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Inovasi non digital juga memiliki peran penting karena banyak sektor pelayanan publik yang masih mengandalkan pendekatan langsung dan berbasis pemberdayaan,” ujar Deliana.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembinaan dan koordinasi antarlembaga agar seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pelaporan inovasi daerah melalui sistem resmi Kemendagri.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap administrasi, tetapi menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membangun semangat berinovasi yang berkelanjutan. Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, kami optimis Sambas dapat menampilkan inovasi terbaik dalam ajang IGA 2025,” tambahnya.

Kegiatan SAFARI ini juga berfungsi sebagai wadah koordinasi dan sinkronisasi antarlembaga, tidak hanya memperkuat sinergi dalam pelaporan inovasi, tetapi juga mendorong terciptanya budaya inovatif yang berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Melalui kegiatan ini, setiap perangkat daerah diharapkan semakin terdorong untuk menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadikan Sambas sebagai daerah percontohan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang kreatif, solutif, dan berdaya saing tinggi di wilayah perbatasan.
Dengan langkah konkret ini, Kabupaten Sambas menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan berkembang melalui jalur inovasi. Dengan kesiapan perangkat daerah dan sinergi yang terbangun, Sambas optimis dapat bersaing secara nasional dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 serta memperkuat citra daerah sebagai wilayah perbatasan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Kembali ke Daftar Berita